November 14th, 2012

Tuhan Selalu Bersama Mahasiswa Tingkat Akhir

Tuhan Selalu bersama Mahasiswa Tingkat akhir – Perjalanan panjang menempuh bangku kuliah pasti di alami oleh setiap mahasiswa. Kurang lebih selama 4 tahun berjuang untuk mendapat ijazah dan gelar di belakang nama. Tetapi dari semua hal yang paling menguras tenaga dan pikiran ketika berstatus mahasiswa tingkat akhir. Bangku kuliah sudah ditinggalkan namun bangku kelulusan belum di sematkan.

Banyak ekspresi yang di lampiaskan betapa kesal dan galau nya mahasiswa yang masih berstatus tingkat akhir. Kegiatan yang menurut mahasiswa paling menyebalkan Berjibaku dengan yang namanya skripsi. Di tambah lagi dengan pertanyaan – pertanyaan orang terdekat tentang kuliah. Pertanyaan yang sering muncul “kamu udah lulus atau belum sih?”, “skripsimu sampai mana?”, “koq kuliahmu lama banget ya? Sudah kelar apa belum sih?” , “kapan kamu wisuda?” . wah-wah itu semakin membuat rasanya ingin menempiling yang Tanya-tanya seperti itu.

Sebenarnya tuhan senantiasa bersama mahasiswa tingkat akhir jika skripsi dilakukan dengan cara berskripsi lah dengan TUHAN. Hakekatnya skripsi yang mudah akan semakin mudah jika selalu meminta kemudahan kepada tuhan. Karena tuhan tidak segan memberi jalan kemudahan untuk mahasiswa tingkat akhir.

Jadi kan skripsi sebagai skripswiit bukan skripsiit. Karena tuhan selalu membantu dibalik mahasiswa tingkat akhir. Perasaan bahagia akan selalu bernaung dihati saat skripsi dengan tuhan.

Terus bagaimana cara berskripsi dengan tuhan? Cukup dengan berdoa, ikhtiar agar diberi kemudahan dalam menyelesaikan permasalahan tugas akhir. Di tambah bersabar untuk menyelesaikannya. Itu ilmu skrips dengan tuhan. Naati jalan kemudahan akan datang dan lewat pikiran yang telah dibuka Tuhan maka selesai bangku kelulusan. Dan toga pun akan menempel di kepala untuk digeser tali nya.

Jadi para mahasiswa tingkat akhir tidak perlu galau karena tuhan selalu bersama di setiap skripsi yang d ajukan kepada tuhan. bersemangat untuk meraih cita-cita selagi masih mampu berfikir dan berusaha. segera sematkan title di belakang nama dan bersorak lah “aku adalah pemenang sejati, aku telah lulus ujian ini”.

Apakah kamu sudah berskripsi dengan tuhan?

>

November 14th, 2012

seat TPHP

PENGERINGAN: cara pengawetan pangan yang sangat tua, bahkan sejak masa pra-sejarah. Keuntungan utama adalah bahan lebih tahan lama disimpan pada suhu ruang karena faktor penting dalam proses penurunan mutu bahan pangan, yaitu mikroba dan enzim dapat diatasi akibat berkurangnya kandungan air dalam bahan
Proses pengeringan dibedakan menjadi tiga kategori sbb:
+Pengeringan pada tekanan atmosfir; kontak antara udara dan permukaan bahan terjadi dalam tekanan atmosfir, di mana pindah panas terjadi dari udara ke bahan shg terjadi pemanasan air di dalam bahan, lalu menguap dan uap air pindah ke atmosfir sekitar
+Pengeringan vakum; penguapan air terjadi lebih mudah karena tekanan lebih rendah shg panas yang diperlukan tidak sebanyak bila penguapan terjadi pada tekanan atmosfir
+Pengeringan beku; bahan dibekukan lebih dulu lalu air yang membeku pada bahan menguap melalui sublimasi pada tekanan rendah
*Pengeringan pada tekanan atmosfir dapat didefinisikan sebagai penggunaan panas pada kondisi terkendali untuk membuang sebagian besar kandungan air yang terdapat pada bahan melalui penguapan
*Pengeringan hasil pertanian, terutama biji-bijian, adalah pembuangan sebagian kandungan air pada hasil pertanian, agar tahan lama meski disimpan pada suhu ruang
*Tujuan utama pengeringan, yaitu untuk memperpanjang umur simpan hasil pertanian dapat dicapai melalui penurunan aktifitas air (aw) pada hasil pertanian
*Aw adalah ketersediaan air bebas yang dapat dimanfaatkan oleh MO untuk tumbuh dan berkembang, dan terjadinya reaksi enzimatis
Ada dua hal penting yang terjadi selama proses pengeringan, yaitu:
+Pindah panas, dari media pengering ke bahan untuk mengatasi panas laten penguapan
+Pindah massa, yaitu massa air (dalam bentuk uap) dari bahan ke media pengeringan
Kadar Air Hasil Pertanian: kandungan air yang terdapat pada bahan pangan dan akan mempengaruhi sifat-sifat bahan yang berkaitan dengan daya simpan
Psychrometry: Kapasitas udara untuk menyerap air tergantung pada suhu dan kelembabannya. Kajian tentang hubungan antara udara dan air yang terkandung di dalamnya
Kelembaban adalah ukuran kandungan air dalam udara, sedang kelembaban mutlak (kadang disebut kelembaban) adalah massa uap air per satuan massa udara kering, dengan satuan kg/kg
Pada periode laju pengeringan tetap, air yang diuapkan adalah pada permukaan bahan yang relatif bebas. Laju pengeringan berkorelasi dengan laju pindah panas, jika tidak ada perubahan suhu bahan shg semua panas digunakan untuk menguapkan air.
Laju penguapan air adalah juga laju pindah massa, dari bahan ke udara lingkungan. Memperhatikan pindah massa, sesuatu yang mendasar dalam pengeringan, penyebabnya adalah perbedaan tekanan parsial uap air dalam bahan dan di udara.
Faktor-faktor yang mempengaruhi laju pengeringan
pada fase pertama:
+Kelembaban relatif (RH) udara: RH yang rendah dapat menyerap lebih banyak uap air
+Kecepatan aliran udara: kecepatan aliran yang besar akan meningkatkan laju pengeringan
+Suhu udara: suhu udara yang tinggi akan memberikan energi yang lebih banyak untuk menguapkan air dari permukaan bahan
+Luas permukaan bahan: luas permukaan yang lebih besar meningkatkan kontak bahan dengan udara pengeringan, menghasilkan pindah panas yang intensif dari udara pengering ke permukaan bahan
Faktor-faktor yang mempengaruhi laju pengeringan
pada fase kedua
+Sifat alamiah dari bahan: bahan dengan kandungan lemak tinggi akan menurunkan laju pengeringan
+Ketebalan bahan: makin tebal bahan berarti jarak yang harus ditempuh oleh air makin jauh, dengan demikian laju pengeringan akan menurun
+Suhu bahan: suhu yang tinggi akan menyebabkan terjadinya difusi air dari dalam jaringan ke permukaan, dengan demikian laju pengeringan akan meningkat
+Tingkat kadar air: jumlah air yang sedikit dalam bahan menyebabkan proses pengupanan menjadi susah, dengan demikian laju pengeringan akan menurun
Pengering mekanis dapat digolongkan menurut beberapa aspek seperti berikut ini:
+Suhu pengeringan  suhu udara bebas, suhu rendah, suhu tinggi
+Aliran bahan  batch, automatic batch, dan continuous flow
+Ruang pengeringan  in-bin dan column atau self-contained
+Aliran udara (pada tipe continuos)  cross-flow, counter-flow, and concurrent-flow.
Pengeringan dengan Suhu Udara Bebas/Suhu Rendah
Pengeringan tanpa atau sedikit penambahan panas, biasanya pengeringan terjadi lebih cepat pada tumpukan yang dekat sumber aliran udara.
Kelebihan:
+Ukuran pengering disesuaikan dengan kapasitas panen
+Ukuran yang tepat mampu mengeringkan lebih ekonomis dibanding dengan suhu tinggi
Kekurangan:
+Ada batasan KA awal yang dapat dikeringkan secara efektif
+Diperlukan tenaga listrik untuk memutar kipas
Pengeringan dengan Suhu Tinggi
Pengeringan dengan penambahan panas, biasanya pengeringan terjadi lebih cepat pada tumpukan yang dekat sumber panas.
Kelebihan:
+Ruang pengering dapat digunakan sbg tempat penyimpanan setelah pengeringan selesai
+Tidak ada batasan KA awal, semua dapat dikeringkan
Kekurangan:
+KA akhir hasil pengeringan mungkin tidak merata
+Ada kemungkinan bahan rusak karena pengadukan
Pengeringan dan Penyimpanan
Proses pengeringan yang dilanjutkan dengan pendinginan dan penyimpanan
Kelebihan: Meningkatkan laju pengeringan hingga 60% dan laju pendinginan hingga 30%
Meningkatkan efisiensi
Kekurangan:Memerlukan kipas untuk pendinginan dan bin
Memerlukan penanganan lebih

PENDINGINAN DAN PEMBEKUAN adalah cara pengawetan hasil pertanian yang sudah biasa diterapkan untuk mencegah kerusakan hasil pertanian
Upaya memperpanjang umur simpan produk pertanian
+Kadar air: berbanding lurus dengan laju kerusakan
 dikurangi melalui proses pengeringan
+Kandungan garam: berbanding terbalik dengan laju kerusakan
 ditambahkan melalui proses pengasinan
+Keasaman: berbanding terbalik dengan laju kerusakan
 ditingkatkan (pH diturunkan) melalui fermentasi
+Suhu: berbanding lurus dengan laju kerusakan
 diturunkan hingga batas tertentu
Penyimpanan Dingin
+Pendinginan adalah penyimpanan hasil pertanian pada suhu titik beku air atau di atasnya (0 – beberapa ⁰C)
+Dengan menurunkan suhu menjadi sekitar 0 ⁰C aktifitas mikro-organisme, reaksi kimia dan reaksi biokimia yang merupakan proses perombakan jaringan hasil pertanian akan diperlambat.
+Laju perusakan jaringan akibat reaksi fisiologis dan pembusukan akibat aktifitas bakteri dapat diturunkan
+Digunakan untuk pengawetan jangka pendek (beberapa jam sampai beberapa hari)
+Suhu harus disesuaikan dengan kebutuhan hasil pertanian yang disimpan
+Dapat menggunakan es batu atau mesin pendingin (lemari pendingin, refrigerator)
Penyimpanan Beku
+Walaupun cukup baik, penyimpanan dingin hanya dapat mempertahankan mutu hasil pertanian dalam waktu yang terbatas. Untuk jangka panjang,dapat dilakukan pembekuan
+Dua hal yang terjadi pada produk beku: pertama, penurunan suhu produk hingga sangat rendah, kedua, air yang terdapat dalam jaringan hasil pertanian terkunci akibat membeku
+Suhu sekitar -10 ⁰C adalah batas bagi pertumbuhan mikro-organisme yang tidak tahan panas, beberapa jamur dan kapang berkembang sangat lambat pada suhu -15 s/d -18 ⁰C.
+Membekunya air sangat penting karena mengakibatkan air terikat dan tidak dapat lagi digunakan oleh mikro-organisme sebagai sumber kehidupan (air dan zat gizi).
+Namun demikian, pembentukan kristal es dapat merusak jaringan, terutama pada pembekuan lambat.
+Produk pertanian harus dibekukan secara cepat untuk menghasilkan produk beku berkualitas tinggi, biasanya dapat mencapai suhu -5 ⁰C dalam waktu maksimal dua jam
+Pembekuan cepat juga menghasilkan kristal-kristal es dengan ukuran yang lebih kecil yang resikonya lebih kecil terhadap kerusakan jaringan yang dibekukan
Refrigeran adalah zat dengan titik didih rendah sehingga mudah dikondisikan untuk keperluan menyerap dan melepaskan panas
Ada banyak alasan mengapa hanya sedikit jenis refrigeran yang digunakan, diantaranya
+Kurva aktual tekanan-uap/suhu dari refrigeran yang menentukan tekanan operasi dari sistem untuk kondisi suhu evaporator dan kondensor
+Efek refrigerasi per meter kubik yang dipompa menjalani siklus sistem, yang menjadi dasar penentuan daya kompresor dan rancangan pipa-pipa, stabilitas, dan harga dari refrigeran itu sendiri
PERALATAN MEKANIS
+Kompresor adalah pompa untuk fluida berbentuk gas yang cara kerjanya kurang lebih sama dengan pompa pada umumnya, namun demikian rancangannya sangat khusus, karena ada masalah yang harus diatasi sehubungan dengan sifat gas yang mempunyai densitas dan viskositas rendah bila dibandingkan dengan cairan.
+Rancangan awal adalah tipe resiprokasi dengan piston yang bergerak horizontal atau vertical, yang pada awalnya menggunakan silinder besar dengan kecepatan gerak piston rendah, lalu kecepatan gerak piston dipercepat sehingga dapat digunakan silinder yang kecil.
+Aspek penting dalam pemilihan kompresor adalah rasio kompresi, yang merupakan perbandingan antara tekanan mutlak yang dikeluarkan dengan tekanan hisap pada inlet. Kompresor resiprokasi dapat menghasilkan rasio 6 atau 7 banding 1 sehingga dapat beroperasi secara efektif
Karakteristik kinerja
+Variasi beban dengan suhu evaporasi dan kondensasi seringkali menjadi kendala dalam merancang sistem refrigerasi. Pengaruh hal-hal tsb dapat diprediksi dalam hubungannya dengan siklus kerja.
+Laju penyerapan panas untuk mendinginkan beban ditentukan oleh laju aliran refrigeran, yang digerakkan oleh kompresor. Daya kompresor yang diperlukan sangat penting ditentukan.
+Beban maksimum harus ditentukan untuk menghindari kompresor dari kerja berlebihan
Evaporasi (garis a-b)
Tekanan refrigeran cukup rendah sehingga penguapan dapat terjadi pada suhu rendah. Pada suhu -18°C tekanan untuk ammonia 229 kPa dan untuk tetrafluoroetan (juga disebut refrigeran 134a) adalah 144 kPa.
Kompresi (garis b-c)
Uap refrigeran kemudian dihisap, ditekan dan dialirkan ke kondensor. Ini direpresentasikan oleh garis b-c, yang merupakan garis kompresi adiabatik (entropi konstan), dengan kerja sebesar (Hc – Hb) kJ kg-1
Kondensasi (garis c-d dan d-e)
Rrefrigeran harus diembunkan agar melepaskan panas laten penguapan yang diserapnya, dipindahkan ke media pendingin. Proses ini terjadi pada kondensor, yang merupakan unit penukar panas yang biasanya menggunakan udara atau air sebagai media pendingin.
Ekspansi (garis e-a)
Refrigeran cair dengan tekanan tinggi kemudian dilewatkan pada suatu nozzle dari kondensor atau tangki penampung bertekanan tinggi ke evaporator sehingga siklus berlanjut

PEMBERSIHAN, SORTASI & PEMUTUAN
Pembersihan:Pengambilan benda asing atau benda yg tidak sama dari produk
Sortasi :Pemisahan produk yg telah dibersihkan ke dlm berbagai tingkat golongan berdasarkan ukuran, bentuk, densitas, tekstur dan warna
Pemutuan : Pemisahan produk berdasarkan nilai komersial dan penggunaanya  tergantung lebih banyak faktor lagi dari pada sifat fisik
Faktor Mutu dibedakan berdasarkan:
. Sifat Fisik- Kadar air- Tekstur- Ukuran – Warna -Berat- Adanya benda asing- Bentuk
2. Sifat Kimia- Komposisi kimia- Ketengikan, indeks asam lemak bebas- Aroma dan bau
3. Sifat Biologis- Perkecambahan- Jumlah, tipe kerusakan krn serangga- Jumlah, tipe kerusakan krn jamur- Jumlah bakteri/jasad renik
Faktor Kerusakan:Mikroba : Bakteri, Kapang, Kamir+Enzim : asli, dari Mikroba+Pemanasan/Pendinginan+Serangga dan Pengerat+Kadar Air+Oksigen dan Sinar+Waktu dan Suhu Penyimpanan+Kerusakan secara fisik dan biologik
Tujuan Pengolahan = Menangani dan memanipulasi suatu produk shg diperoleh nilai tambah/keuntungan dibandingkan dg mutu dan nilai dari bahan asal
Beberapa metoda untuk menaikkan, mempertahankan dan merubah mutu suatu produk:
1. Mengontrol Kondisi Penyimpanan:- suhu- kelembaban- waktu penyimpanan
2. Membunuh/menghilangkan organisme perusak- fumigasi- refrigerasi- pemanasan
3. Meningkatkan sifat fisik produk- merubah & atau mempertahankan k.a- mengambil benda asing dan benda tak sejenis- melakukan pengelompokan/sortasi
perendaman
Media: air atau fluida lain
Kondisi: fluida diam atau mengalir
Efektif bila kotoran hanya sedikit dan mudah lepas
dari permukaan bahan
Biasanya sebagai pembersihan pendahuluan
Penyemprotan dg air
Bisa diterapkan untuk berbagai produk
Amat efektif baik untuk kotoran kering atau basah
Bisa diterapkan langsung pada produk atau didalam
rendaman
drumberputar
Secara komersial banyak digunakan karena:
simple, kapasitas besar, hasil bagus dan tidak mudah rusak
Bisa menggunakan air yg diam (direndam)/penyemprotan atau kombinasinya
Derajat kebersihan produk tergantung:
Kecepaatan putaran, bentuk permukaan geser/dalam dari drum dan lama pencucian
Biasanya dilengkapi bentuk ulir dalam silinder untuk mengeluarkan produk
Pencuci dg singkat
Sikat yg diputar biasanya lebih efektif untuk mencuci
kotoran dlm bentuk pasir atau tanah liat dan endapan
kimia
Sikat biasanya terbuat dari serat, karet, spon atau
bahan lain yg mudah diganti.
Pencuci etar
Bekerja berdasarkan prinsip getaran  melepaskan kotoran
Konstruksi lebih kuat & rumit, harga mahal, tapi sangat
baik  kotoran yg susah dibersihkan dg metode lain
Tidak cocok untuk bahan yg lunak
Biasanya dilengkapi jg dg saringan, shg juga merupakan
sortasi awal
Biasanya juga digunakan ditergen & air hangat 
pencucian lebih efektif
SORTASI BUAH-BUAHAN DAN SAYURAN
Parameter sortasi: warna, kerusakan dan ukuran
Warna dan kerusakan umumnya masih dilakukan secara manual, tapi secara otomatis dg kamera mampu mendeteksi
Sifat umum buah-buahan dan sayuran: Lunak dan mudah
rusak karena geseran & tekanan  penanganan dengan baik dan hati-hati
1.saringan
Bahan saringan dari tembaga, ss, atau bahan lain yg tdk
bereaksi dg produk
Kontrol terhadap getaran penting untuk menghindari
kerusakan buah-buahan
2. Sabuk Pembagi (diverging belt)
Prinsip : menggunakan 2 sabuk dimana bahan dilewatkan
diantaranya
Makin lama jarak antara kedua sabuk makin membesar  buah berukuran kecil akan jatuh lebih dulu.
3. Roller Sorters (pensortir berbentuk roller)
Cepat, akurat dan tidak menyebabkan kerusakan pada
produk
Setiap roller berputar berlawanan arah dg ukuran lubang semakin membesar
4. Pemisah berdasarkan berat
Akurat dengan kecepatan sedang dan aman (tidak
menimbulkan kerusakan bahan)
Bahan yang disortasi bisa sangat bervariasi ukuran dan
bentuknya
PEMBERSIHAN & SORTASI BIJI-BIJIAN, KACANG-KACANGAN DAN BENIH
(1) Saringan
(2) Pneumatic Separator
(4) Pemisahan berdasarkan berat jenis
(5) Spiral separator
(6) Pemisah berbentuk piringan dan silinder
(7) Pemisah berdasarkan sifat permukaan (kekerasan bahan)
(8) Pemisah benda asing
(8) Pemisahan dengan sentrifugal (pemusingan)
(9) Pemisahan dengan siklon

>

November 14th, 2012

seat UTS ergonomika

Istilah “ergonomi” berasal dari Bahasa Yunani, yaitu: “ergos” yang berarti kerja dan “nomos” yang berarti ilmu, hukum atau aturan. Jadi, secara harfiah ergonomi dapat diartikan sebagai suatu ilmu atau aturan tentang bagaimana seharusnya melakukan kerja.
ERGONOMI=Interaksi antara manusia dengan alat, mesin, istem dan lingkungan di mana mereka beraktivitas atau ekerja
– Ergonomics (Inggeris), Ergonomie (Belanda)-Human Factors Engineering ( Amerika Utara)-Labor Science (Jepang)
Human Factors = fisik, fisiologi, psikis, lingkungan.
Apa itu USABILITY (Kemanfaatan) ?
desain baik dan cermat
perencanaan obyektif dan empirik
tolok ukur: effectiveness, efficiency, satisfaction
pertimbangan: specified users, specified goals, particular environment
effectiveness (minimal error): seberapa baik/akurat suatu pekerjaan dapat diselesaikan sesuai harapan
efficiency (minimal effort & time): seberapa mudah/cepat suatu pekerjaan dapat diselesaikan
satisfaction (minimal reject, minimal risk): seberapa besar kepuasan dalam menggunakannya
ENAM PILAR KEARIFAN ERGONOMI DALAM DESAIN
1. USER ORIENTATION: desain dan aplikasi dari alsin, prosedur dan sistem kerja harus berorientasi kepada ‘user’, bukan orientasi proses produksi semata.
2. DIVERSITY: pemahaman atas ‘kemampuan’ dan ‘keterbatasan’ manusia yang beragam (usia, gender, pendidikan, keterlatihan, etnik, dll).
3. EFFECT on HUMAN: alsin, prosedur dan sistem kerja tidak ‘berdiri sendiri’, tetapi sangat berpengaruh (dan dipengaruhi)
terhadap tingkah laku dan kondisi pemakai.
4. OBJECTIVE DATA: informasi dan evaluasi empiris dan akurat adalah salah satu kunci terpenting dalam mendesain (jangan menggunakan common sense semata).
5. SCIENTIFIC METHOD: mengikuti kaidahkaidah ilmiah yang dapat kaidah dipertanggungjawabkan (validitas data, hipotesa, pengujian, analisis, dsb)
6. SYSTEM: alsin, prosedur, lingkungan dan manusia adalah saling terkait dan mempengaruhi satu sama lain (jangan dipandang secara parsial).
ANTHROPOMETRI adalah suatu bidang Ergonomika yang menyangkut masalah pengukuran statik manusia. Berasal dari kata dalam bahasa Yunani yaitu anthropos (= manusia) dan metron (= pengukuran). Data anthopometri dapat digunakan untuk optimasi dimensi berbagai macam benda yang sering digunakan manusia.
ALAT UKUR ANTHROPOMETRI (ANTHROPOLOMETER)
ANTHROPOMETER adalah suatu alat untuk mengukur jarak, ketinggian dan sudut suatu titik dari suatu posisi acuan tertentu. Realisasinya, alat ini berguna sebagai alat bantu untuk mendisain atau mengetahui posisi alat-alat atau instrumen pengendali dari suatu mesin atau sistem kerja terhadap posisi operatornya.
BIOMEKANIK adalah suatu bidang Ergonomika yang berhubungan dengan pengukuran dinamik tubuh manusia, yang diantaranya menyangkut selang gerak anggota tubuh, kecepatan gerak, kekuatan dan aspek gerak anggota tubuh lainnya.
PENGUKUAN BEBAN KERJA;Konsumsi Energi (Oksigen), Laju Ventilasi dan Frekuensi Pernapasan, Denyut Jantung, Suhu Tubuh
PENGUKURAN BEBAN KERJA DENGAN PARAMETER DENYUT JANTUNG
KEBISINGAN didefinisikan sebagai bunyi yang tidak diinginkan, termasuk diantaranya bunyi tak beraturan dan bunyi yang ditimbulkan sebagai hasil sampingan suatu kegiatan industri atau transportasi.
Alat pengukuran kebisingan adalah sound level meter

JAWABAN SOAL ERGONOMIKA TAHUN 2010

ERGONOMIKA : Interaksi antara manusia dengan alat, mesin, sistem, dan lingkungan dimana mereka bekerja atau beraktivitas.
HUMAN FACTOR ENGINEERING : Suatu teknik yang mempelajari hubungan antara “user” dengan lingkungan kerja
Perbedaan : Berdaasarkan penjelasan di atas, dapat terlihat bahwa human factor engineering hanya menyangkut masalah user dengan lingkungan kerja, seperti keselamatan dan kesehatan kerja. Sedangkan ergonomika menjelaskan secara menyeluruh interaksi antara manusia dengan alat, mesin, sistem, dan lingkungan kerja.
Persamaan : Ergonomika dan human factor engineering sama-sama mempelajari interaksi manusia dengan lingkungan kerjanya dan berperan dalam menjaga dan menerapkan keselamatan dan kesehatan kerja.
ANTHROPOMETRI STATIK : data yang diperoleh dari hasil pengukuran pada saat manusia dalam kondisi tetap, baik berdiri dan duduk.
Contoh :
1. Sudut kaki (antara paha dan betis)
2. Posisi lengan dan tangan yang baik ketika duduk
3. Ketinggian kursi yang optimal
4. Gaya yang diperlukan ketika duduk dan berdiri
5. Ketinggian user saat bediri
6. Panjang lengan user saat berdiri
7. Lebar pundak user dengan lebar kursi yang diduduki user.
ANTHROPOMETRI DINAMIK : Data yang diperoleh dari hasil pengukuran pada saat manusia beraktivitas.
Contoh :
1. Jarak antara tumit kaki depan dengan kaki belakang pada saat berlari
2. Tinggi badan pada saat berlari
3. Sudut bukaan lengan pada saat berlari
4. Sudut bukaan kaki depan dan belakang pada saat berlari
WARNA PRIMER : merupakan warna yang berdiri sendiri yang bukan merupakan campuran dari elemen warna lain, dan mempelopori pembentukan warna lainnya.
Contoh : merah, kuning, biru
WARNA SEKUNDER : merupakan warna yang terbentuk dari campuran dua warna primer.
Contoh :
– Merah + kuning = orange
– Biru + kuning = hijau
– Merah + biru = ungu
WARNA TERSIER : merupakan warna yang terbentuk dari campuran warna primer dan sekunder.
Contoh :
– Merah + orange
– Kuning + hijau
– Biru + ungu
KELEBIHAN PENGUKURAN DENGAN DENYUT JANTUNG
a. Akurasi baik
b. Interval waktu dapat diatur
c. Mengukur tenaga lebih teliti
d. Mengolah data lebih mudah dengan bantuan recorder
e. Objek dapat diamati dari jauh
KEKURANGAN PENGUKURAN DENGAN METODE DENYUT JANTUNG
– Sangat dipengaruhi oleh kondisi psikologis
Ergonomika mulai berkembang di eropa sejak adanya revolusi industri di inggris. Revolusi industri banyak mengakibatkan dampak-dampak negatif akibat berkembangnya industrialisasi saat itu. Dengan berkembangnya pabrik-pabrk maka banyak menggunakan tenaga kerja. Tenaga kerja tersebut merupakan aset dalam sebuah industri sehingga perlu dilindungi keberadaannya. Pabrik-pabrik tersebut banyak menggunakan mesin-mesin yang besar yang dapat melakukan kerja secara kontinu. Mesin tersebut akan dioperasikan oleh manusia, sehingga perlu dipelajari.
Lingkungan dan sistem kerja juga perlu dipelari agar dapat meningkatkan produktivitas dari tenaga kerja dan pabrik.

P (watt) HP
25 80
50 100
75 120
100 140

Ditanya :
P = ? jika HP = 125 denyut/menit
Penyelasaian :
Dengan menggunakan regresi linier, maka
B = -75 HP = 125 denyut/menit Y = Ax + B
A = 1.25
Maka, P =1.25 HP – 75
= 1.25 (125) – 75
P = 81.25 Watt
Dengan demikian, dengan adanya denyut jantung 125 kali denyut/ menit berada pada tingkat beban 81.25 Watt

>

January 14th, 2011

algoritmaKU

FUNGSI;
oContoh fungsi à y=f(x)=x2+5.
oNilai yang mungkin untuk variabel x disebut daerah fungsi (df), dan untuk variabel y atau f(x) disebut wilayah fungsi (wf).
oNilai yang diberikan pada df akan menentukan nilai yang dihasilkan pada wf.
oPada contoh tersebut:
nf disebut nama fungsi
nx disebut argumen fungsi
nx2+5 disebut tubuh fungsi (function body)
nTipe data dari y disebut return type.
BENTUK UMUM FUNGSI dalam C

return-type function-name parameter-list

{

local definitions;

statements;

return value;

}

oReturn type à tipe dari hasil fungsi.
oFunction name à nama fungsi (berupa identifier).
oParameter list à daftar variabel, dituliskan di dalam tanda kurung (), dipisahkan oleh tanda koma (,)
CONTOH FUNGSI 2 DILANGAN;

#include <stdio.h>

int jumlah(int x, int y) {     // Fungsi jumlah

int t;

t = x+y;

return t;

}

main() {   // Fungsi utama

int a, b, c;

scanf(“%d %d”, &a, &b);

c=jumlah(a,b);   // Memanggil fungsi

printf( “%d\n”, c);

return 0;

}

>

January 14th, 2011

Penasaran???

kata kata penasaran selalu ada di pikiran blogerist….setelah melihat blog ini
sebelum jalan2 di blog ini, tau dulu sapa yang berada di balik semua layar ini,,,yaitu dengan kenalan???
saya putra java yang menimba ilmu di sunda…langsung aja//
nama lengkap teguh kurniawan nick name teguh,,,putra pertama dari dua saudara keluarga parlan,,,yang dilahirkan di dunia dengan proses cesar at ngawi, 20 desember 1990…seperti biasa apa yang di lakukan anak 2 di masa sebelum smp… belajar di madrasah ibtidaiyah 6 tahun tapi 2th di taman kanak2 heheh tu modal awal aku jago gambar hehe(ngarep), ,,,setelah melewati proses lika liko di sd…mulai beranjak dewasa,,,setelah rapat kelurga penentuan nasib ku oleh kepala keluarga yaitu romo q,,,we di lempar ke pondok pesantren SMP POMOSDA magetan ,,, tau lah kelurga ingin mempunyai anak yang pinter dunia maupun akhirat,,,yah itulah nasibq sudah ditentukan,,, dan sonior high school we di nganjuk yah makin jauh ja dari pekarangan rumah heheh,,,yaitu jrengjreng SMA POMOSADA ,, ya sama yayasan dengan smp…dan selama 3 tahun nongkrong di nganjuk,,,q ikut beasiswa departemen pendidikan agama,,,dan akhirya dengan proses dan tafakur,,,terima lah anank jawa ini dengan perguruan tinggi di bogor yaitu jrengjreng IPB bogor dengan jurusan TEKNIK MESIN DAN BIOSISTEM (TMB]… dah ya kenalan y,,entar kalo da yang baru aku post lagi lah,,,slamat jalan-jalan di blog student w

>